Berkat Kerjasama yang Baik, Polda Kalteng Berhasil Ringkus Jaringan Narkoba Internasional

0

KALTENG, Mediaexpresnews.co.id – Mantap!!! Berkat kerja keras dan kerjasama yang baik, Polda Kalteng bersama dengan Polres Lamandau berhasil mengamankan PR yang merupakan kurir narkoba jenis sabu seberat 7,169 kg.

“Tersangka ini merupakan kurir narkoba jaringan internasional. Sabu dikirim dari Malaysia masuk ke Indonesia melalui jalur tikus diperbatasan Indonesia-Malaysia dibawa ke Kalteng/Kalsel melalui jalur darat menggunakan kendaraan roda empat,” terang Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs. Anang Revandoko melalui Wakapolda Brigjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum, saat konferensi pers di Lobby Mapolda, Selasa (9/10/2018).

Menurut Wakapolda, penangkapan ini berawal dari pengembangan pengungkapan kasus sebelumnya serta informasi dari masyarakat pada September 2018.

Pihaknya mendapat informasi akan ada pengiriman sabu dari Kalbar untuk di bawa ke Kalsel melalui Kalteng. Setelah dilakukan penyelidikan dan dilakukan razia di jalan Trans Kalimantan Desa Rimba Jaya Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau Provinsi Kalteng, pihak Kepolisian berhasil menemukan kendaraan yang diduga membawa barang tersebut.

Dari hasil pengeledahan di dalam mobil Avanza ditemukan dua buah ransel yang berisikan 6 paket sabu seberat 7,169 kg, Rabu (3/10/2018) lalu.

“Dari keterangan tersangka yang berdomisili berdasarkan KTP adalah warga Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan, sudah dua kali mengambil narkotika dari Pontianak untuk d bawa ke Kalsel,” ujar Wakapolda.

Dalam aksinya ini PR menerima upah sebesar Rp 40 juta dari UD dan S yang masih dalam pencarian oleh pihak Kepolisian.

“Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 144 ayat (2) jonto pasal 112 ayat (2) UU 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati, minimal 6 tahun penjara serta denda maksimal 10 miliar rupiah,” tutup orang nomor dua di Polda Kalteng ini.

Laporan : Maradona
Sumber : Humaspoldakalteng

Leave A Reply

Your email address will not be published.